Makalah Biotin dan B12

KATA PENGANTAR

          Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberi rahmat dan karunianya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini di buat atas dasar memenuhi tugas dari dosen mata kuliah Dasar-Dasar Ilmu Gizi dengan materi tentang vitamin B7 (Biotin) dan B12 ( Kobalamin).
            Dalam makalah ini banyak sekali manfaat yang dapat di ambil bagi pembaca dan juga menambah wawasan yang lebih tentang vitamin B7 (Biotin) dan B12 (Kobalamin). Kami berharap pembaca dapat memahami maksud dari makalah yang kami buat.
            Pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapkan terima kasih pada dosen mata kuliah Dasar-Dasar Ilmu Gizi yang telah memberikan kami kepercayaan untuk membuat makalah tentang vitamin B7 (Biotin) dan B12 ( Kobalamin)
            Makalah ini masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan, maka dari itu kritik dan saran masih kami perlukan demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta, 5 Desember 2016
Penyusun,                

Kelompok  9




DAFTAR ISI

1.      KATA PENGANTAR   .           .           .           .           .           .           .           i
2.      DAFTAR ISI       .           .           .           .           .           .           .           .           2
3.      BAB I       .           .           .           .           .           .           .           .           .          
1.      Latar Belakang            .           .           .           .           .           .           .           3
2.      Rumusan Masalah       .           .           .           .           .           .           .           3
3.      Tujuan Penulisan         .           .           .           .           .           .           .           3
4.      BAB II      .           .           .           .           .           .           .           .           .          
1.      Pengertian Vitamin B7 dan B12         .           .           .           .           .           4
2.      Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin B7 dan B12 . .           .           4
3.      Fungsi Vitamin B7      .           .           .           .           .           .           .           5
4.      Fungsi Vitamin B12    .           .           .           .           .           .           .           7
5.      Kekurangan dan Kelebihan vitamin B7.         .           .           .           .           8
6.      Kekurangan dan Kelebihan vitamin B12        .           .           .           .           11
7.      Mekanisme Pencernaaan Vitamin B7 dan B12          .           .           .           18
8.      AKG (Angka Kecukupan Gizi) pada vitamin B7 dan B12    .           .           19
5.      BAB III    .           .           .           .           .           .           .           .           .           13
1.      Kesimpulan     .           .           .           .           .           .           .           .           16
6.      DAFTAR PUSTAKA      .           .           .           .           .           .           .           21








BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah
sangat sedikit dan pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh dengan sendirinya. Oleh karena itu, harus didapatkan dari luar yaitu makanan.
Vitamin merupakan komponen minor tetapi penting bagi tubuh manusia. Vitamin juga dibutuhkan untuk pertumbuhan yang normal, memelihara dan menjaga fungsi tubuh, mempertahankan vitamin selama pengelolaan dan penyimpanan merupakan hal yang penting.
     Vitamin dapat merusak karena reaksi kimiawi sehingga berubah menjadi senyawa yang tidak aktif, atau mengalami pelaturan seperti pada kasus vitamiin larut air yang hilang pada proses pemasakan. Vitamin yang dibutuhkan tubuh dipenuhi dari asupan tubuh yang cukup dalam diet. Defisiensi vitamin menyebabkan hipovitaminosis.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian vitamin B7 dan B12 ?
2.      Apakah sumber makanan yang mengandung vitamin B7 dan B12 ?
3.      Apa fungsi dari vitamin B7 dan B12 ?
4.      Apakah yang terjadi jika tubuh kekurangan dan kelebihan vitamin B7 dan B12?
5.      Bagaimana mekanisme pencernaaan vitamin B7 dan B12?
6.      Berapa AKG (Angka Kecukupan Gizi) pada vitamin B7 dan B12?
C.     Tujuan Penulisan
1.         Mengetahui pengertian vitamin B7 dan B12
2.         Mengetahui sumber makanan yang mengandung vitamin B7 dan B12
3.         Mengetahui fungsi dari vitamin B7 dan B12
4.         Mengetahui yang terjadi jika tubuh kekurangan dan kelebihan vitamin B7 dan  B1
       B12
5.         Mengetahui mekanisme pencernaaan vitamin B7 dan B12
6.         Mengetahui Berapa AKG (Angka Kecukupan Gizi) pada vitamin B7 dan B12
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Biotin
Biotin merupakan salah satu bagian dari kelompok vitamin B kompleks dan tergolong vitamin yang larut dalam air, dimana kandungan biotin dalam tubuh berperan dan menjadi nutrisi yang penting untuk pertumbuhan kuku, dan rambut serta dalam proses metabolisme

B.     Pengertian B12
Vitamin B12, disebut juga kobalamin, adalah vitamin larut air yang berperan penting dalam berfungsi normalnya otak dan sistem saraf, serta dalam pembentukan darah. 

C.     Sumber Makanan Yang Mengandung Biotin
1.    Daging Merah
2.    Kacang-Kacangan
3.    Kuning Telur
4.    Kacang Hijau
5.    Tumbuhan Hijau
6.    Hati
D.    Sumber Makanan Yang Mengandung B12
1.    Hati
2.    Ikan Salmon
3.    Tumbuhan Hijau
4.    Telur
5.    Keju



E.     Fungsi Biotin
1)       Metabolisme Energi
Energi didapatkan dari metabolisme yang terjadi didalam tubuh. Saat makanan ke dalam tubuh masuk terutama yang banyak mengandung lemak, protein dan karbohidrat, biotin mengubahnya menjadi glukosa atau gula sederhana. Dimana gula inilah yang menjadi bahan bakar tubuh untuk melakukan aktifitasnya dan menjadi energi. Semakin banyak kinerja biotin pada tubuh, maka tubuh akan semakin aktif. Hal sebaliknya terjadi saat tubuh dipaksa melakukan aktifitas berat, namun hanya sedikit aktifitas biotin untuk metabolisme tubuh. Akibatnya tubuh akan mengalami kelelahan. Walaupun tubuh telah diasup banyak makanan, yang terjadi malah mengantuk. Karena makanan tersebut tidak diolah menjadi energi dan tersimpan di dalam tubuh sehingga kinerja tubuh menjadi menurun.
2)      Pertumbuhan Rambut
Pada masalah rambut seperti rambut putih (uban) muncul lebih dini, kerontokan, rambut kering, berminyak, dan tidak sehat dapat diobati dengan penggunaan biotin. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya produk kosmetik pada wanita yang menggunakan biotin sebagai bahan tambahan untuk perawatan rambut. Karena rambut hampir seluruhnya mengandung protein dan biotin merupakan vitamin B yang mampu membantu metabolisme protein, sehingga rambut yang rontok bisa segera dibentuk lagi dan mencegahnya kembali mengalami kerontokan. Walaupun banyak peneliti juga mengatakan biotin tidak dapat terserap ke lapisan kulit secara optimal, sehingga penggunaannya pun harus melalui sumber makanan alami ataupun suplemen.
3)      Pertumbuhan Kuku
Sama halnya dengan rambut, kuku juga akan menjadi sehat jika biotin dikonsumsi dengan dosis tepat setiap hari. Karena kuku yang retak dan patah terjadi akibat kekurangan biotin. Sehingga pertumbuhannya pun diperlukan dengan bantuan biotin. Untuk mencegah kuku mudah retak dan patah, biotin bisa dikonsumsi sehari-hari. Kuku sehat juga sangat bermanfaat dan tidak akan mengganggu aktivitas lainnya untuk kuku selain biotin ini. Biotin untuk kesehatan kuku selain dari makanan yang kita makan, bisa juga dari bahan kosmetik. Namun saat tubuh mengalami masalah pada kuku yang sudah parah (begitu juga rambut), maka dengan mudah mengkonsumsi biotin untuk mengobatinya.
4)      Menurunkan Berat Badan
Dikarenakan fungsinya sebagai metabolisme energi, maka mengkonsumsi biotin dapat bermanfaat untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Karena saat tubuh mengalami kelebihan berat badan, tidak sepenuhnya lemak, protein yang tersimpan dalam tubuh bisa digunakan sebagai energi. Sehingga dibutuhkan biotin untuk mengkonversinya menjadi energi. Dengan demikian saat berolah raga, Anda tidak akan mudah merasa lelah. Lemak, protein serta karbohidrat bisa berkurang dengan cepat dengan melihat adanya penurunan berat badan. Pembakaran pada tubuh ini mengakibatkan protein dan lemak akan diubah menjadi penyusun dan pembentuk otot yang baik. Berat badan akan berkurang namun tubuh akan menjadi lebih kokoh.
5)      Mengatur Kadar Gula Darah
Ternyata penggunaan biotin atau vitamin B7 ini berfungsi mengatur kadar gula dalam darah. Bagi mereka yang mengalami diabetes, mengkonsumsi biotin dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi menjadi rendah. Dengan mengkonsumsi biotin secara rutin setiap hari sebanyak hampir 900mcg selama sebulan, maka kadar gula dalam darah akan turun. Tentu dengan mengurangi juga konsumsi karbohidrat serta makanan bergula lainnya yang dapat memicu kembalinya naik gula darah dalam tubuh.
6)      Sel-sel Darah dan Sumsum Tulang
Biotin juga sebagai kofaktor dalam pembentukan sel-sel darah merah di sumsum tulang belakang. Karena sirkulasi pergantian sel darah merah pada tubuh juga diperlukan secara optimal agar jumlah sel darah merah tidak mengalami kelebihan ataupun kekurangan di dalam tubuh. Sehingga kebutuhan konsumsi vitamin B7 atau biotin tetap diperlukan. Walaupun tidak ada tanda-tanda khusus

F). Fungsi Vit. B12

a.          Menyediakan Energi
Tak hanya karbohidrat atau protein saja yang berperan menyediakan tenaga bagi tubuh kita, tapi vitamin B12 juga memiliki fungsi sebagai penyedia tenaga. Tubuh kita tanpa energi tentu akan menjadi lemah dan lesu tak bersemangat, selain lemak, vitamin B12 juga harus terpenuhi dengan baik dikarenakan karbohidrat bisa berubah menjadi glukosa berkat vitamin B12. Energi yang diproduksi oleh vitamin B12 akan otomatis mencegah kita dari rasa cepat lelah dan letih sehingga dalam setiap aktivitas kita akan tetap semangat dan berstamina.
b.      Mengendalikan Sistem Saraf
Sistem saraf, termasuk juga kesehatan sistem saraf otak, akan ditingkatkan kesehatannya dengan mengonsumsi vitamin B12 pada dosis yang tepat sesuai dengan usia dan kondisi tubuh. Vitamin B12 ini sangat berguna dalam menjaga kesehatan otak dan ini artinya bila konsumsinya cukup, maka segala risiko kondisi yang berhubungan dengan otak akan berkurang, yakni seperti stres dan depresi. Kedua keadaan tersebut memang umum dan lumrah dialami oleh setiap orang, namun ada kesempatan untuk menjadi semakin serius dengan salah satu faktor risiko kekurangan vitamin B12.
c.       Memberikan Perlindungan terhadap Sakit Jantung
Jenis-jenis penyakit jantung memang cukup banyak, dan apapun jenisnya, ini perlu kita hindari semaksimal mungkin, salah satu caranya adalah dengan memberikan perlindungan yang datangnya dari vitamin B12, baik itu dari sumber makanan maupun suplemennya. Ini dikarenakan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh seseorang yang tinggi mampu diturunkan dan tak perlu lagi akan bahaya LDL apabila vitamin B12 bersama dengan nutrisi penurun kolesterol jahat terpenuhi.


d.      Menyehatkan Kulit
Dengan mengonsumsi suplemen atau bahkan sumber makanan berkandungan vitamin B12 tinggi, sel-sel kulit mati yang membuat kita tampak kusam akan diangkat. Pengangkatan sel-sel kulit mati ini bukan satu-satunya karena setelah diangkat, ada proses penggantian sel mati dan lama ke sel kulit baru.
Sel kulit mati akan mengalami pembaruan dalam hal ini dan dengan bantuan asupan cukup akan vitamin B12, reproduksi sel kulit baru akan terdukung. Bila seandainya kita terganggu dengan kulit yang kusam dan tak menarik, vitamin B12 tampaknya perlu untuk dikonsumsi karena kulit dengan kondisi demikian bisa jadi menandakan tubuh yang kekurangan vitamin B12. Untuk menyeimbangkan nutrisi, vitamin E juga jangan lupa untuk dipenuhi asupannya agar tubuh makin merasakan manfaat dari kedua vitamin yang berimbas pada kesehatan kulit yang meningkat.

F.      Kekurangan dan Kelebihan Biotin
 Kekurangan
Biotin
1. Dermatitis
Peradangan kulit merupakan salah satu gejala umum dari defisiensi biotin. Bentuk umum dari dermatitis yang ditemukan pada orang yang menderita defisiensi biotin adalah dermatitis seboroik.
Penyakit ini menyebabkan pengelupasan dan gatal-gatal pada kulit kepala yang dapat menyebabkan kebotakan. Anak-anak yang terpengaruh oleh kondisi ini dapat menderita nyeri otot dan masalah rambut. Gejala seperti penipisan rambut, kulit bersisik merah dan kuku rapuh adalah tanda-tanda umum dari kekurangan biotin. Suplemen biotin yang tepat dapat mengurangi kram otot pada anak-anak.

2. Hyperesthesia dan Paresthesia
Bayi yang mengalami defisiensi biotin mungkin menderita kondisi yang disebut hyperesthesia, dimana stimulasi indera mengalami peningkatan abnormal. Paresthesia adalah suatu kondisi dimana kulit terasa sensasi menusuk atau kesemutan, diikuti oleh mati rasa.
3. Keratoconjunctivitis
Kekurangan biotin juga dapat menyebabkan keratoconjunctivitis, yang menghasilkan konjungtiva pada mata. Kekebalan dari orang yang terkena akan diturunkan dan cacat pada sel B dan T akan terjadi. Kekurangan dalam sel mengurangi jumlah sel, dan akibatnya, kemampuan untuk melawan invasi bakteri berbahaya atau virus secara substansial berkurang.
4. Anorexia
Anorexia adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menderita nafsu makan rendah. Kekurangan biotin pada bayi menghambat pertumbuhan fisik dan mental mereka. Sementara itu, orang dewasa yang memiliki kekurangan biotin bisa menderita lesu, depresi, kurangnya sensasi atau sensasi yang berlebihan, dan halusinasi.

5. Anemia
Kekurangan biotin dapat menyebabkan anemia ringan. Kondisi ini menyebabkan sel yang membawa oksigen yang disebut hemoglobin kehilangan kemampuannya untuk mengikat oksigen. Beberapa gejala anemia termasuk kelelahan, kehilangan konsentrasi, kesulitan bernafas, gagal jantung, dan lain-lain.
6. Aktivitas elektrokardiografi jantung yang tidak teratur
Aktivitas elektrokardiografi mengacu pada aktivitas listrik jantung, sebagaimana ditafsirkan oleh elektroda kulit. Orang yang mengalami defisiensi biotin mungkin menyebabkan aktivitas elektrokardiografi yang tidak teratur dari jantung, dan hal ini dapat menyebabkan kondisi jantung yang serius.

Bayi mungkin mengalami penundaan perkembangan akibat kekurangan biotin, dan kondisi dapat disembuhkan dengan terapi untuk biotin. Jika masalah kekurangan biotin tidak ditangani sejak dini, kondisi ini dapat mengancam jiwa.

Kelebihan
Biotin
1. Keracunan
Kelebihan vitamin B7 atau biotin ini ternyata dapat membut keracunan di dalam tubuh, hal ini diakibatkan karena tidak mampunya tubuh untuk menyerap banyaknya B7 yang masuk sehingga B7 akan menyebar kemana saja, padahal bisa jadi tubuh itu belum membutuhkan B7
2. Tubuh Menjadi Lemas
B7 memang membantu untuk memperkuat kekebalan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah merasa lelah, tatapi jika tubuh terlalu banyak mengkonsumsi biotin, justru tubuh akan merasa kesulitan untuk mengatur biotin atau B7 ini sehingga tubuh akan menjadi lemah.
3. Kulit Menjadi Rusak
Sejatinya B7 memang menjaga kesehatan kulit, namun jika kulit terlalu banyak menerima vitamin B7 atau biotin maka kulit akan rusak.
4. Rusaknya Metabolisme pada Tubuh
Hampir sama dengan tubuh menjadi lemas, metabolisme tubuh akan terganggu jika terlalu banyak mengkonsumsi vitamin B7 atau biotin, itu sebabnya kita harus menjaga agar vitamin B7 tudak terlalu banyak masuk ke tubuh kita.







G.    Kekurangan dan Kelebihan B12
KEKURANGAN
1.    Tubuh Lelah dan Lemah
Kelemahan dan kelelahan tubuh memang bisa dikarenakan aktivitas kita yang bertumpuk dan segudang, tapi tubuh yang cepat merasa lelah bahkan ketika kegiatan tak begitu banyak justru patut dipertanyakan. Kemungkinan besar nutrisi yang tak seimbang di dalam tubuhlah yang menjadikan hal tersebut, termasuk kekurangan akan vitamin B12. Karena vitamin B12 berfungsi sebagai penyedia tenaga, maka bila sampai kadarnya rendah akan berpengaruh buruk bagi tubuh dan berefek bagi aktivitas kita.
2.    Sulit Fokus dan Konsentrasi
Berkonsentrasi dan fokus saat bekerja itu penting dalam segala kegiatan yang kita lakukan supaya hasil yang didapat bisa memuaskan. Tapi bila tubuh kekurangan kadar atau asupan vitamin B12, ini akan berimbas pada konsentrasi dan fokus kita di mana kesehatan otak kita akan terganggu. Fungsi dari vitamin ini salah satunya adalah menjaga sistem saraf untuk tetap stabil dan lancar, maka ketika kadarnya rendah, otak kita pun akan terpengaruh dan menjadikan kinerjanya tidak begitu baik.
3.    Mudah Stres dan Depresi
Seperti yang sudah disebutkan, manfaat dari vitamin B12 adalah untuk menjaga kesehatan sistem saraf serta otak yang dapat mencegah depresi dan stres. Jadi kalau tubuh tak menerima kadar cukup akan vitamin ini, otomatis sistem saraf akan terkena dampaknya. Depresi dan stres dapat menyerang kita dengan mudah yang ditandai dengan perubahan suasana hati terlalu cepat serta gampangnya seseorang menjadi marah.
4.    Anemia
Kekurangan darah dapat terjadi kalau tubuh tak memperoleh asupan zat besi cukup, tapi ternyata tak hanya zat besi saja yang bakal mampu menjamin kita tak kekurangan sel darah merah. Vitamin B12 pun bertanggung jawab dalam memroduksi sel darah merah di dalam tubuh setiap manusia, maka sekalinya kadar vitamin B12 kurang, dan nutrisi lainnya juga tak seimbang, anemia akan mudah terjadi. Waspadai anemia karena anemia bukan hanya akan membuat tubuh merasa lemas, tapi juga akan memicu sakit kepala dan bahkan membuat seseorang tiba-tiba pingsan saat sudah terlalu serius.
5.    Kulit Memucat
Warna kulit berubah pucat kemungkinan besar ada hubungannya dengan anemia atau kurangnya tenaga yang berasal dari vitamin B12. Berkurangnya asupan vitamin B12 mampu memicu hal ini karena otomatis energi dan sel darah merah menurun di dalam tubuh kita. Untuk menambahnya, tentu mengonsumsi suplemen akan sangat dapat menolong dan menyelamatkan kita dari krisis vitamin B12.
6.    Napas dan Detak Jantung Lebih Cepat
Kebanyakan orang mungkin hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi tertentu, dan kalaupun bicara soal vitamin, hanya vitamin tertentu yang orang kenal baik untuk tubuh. Contoh seperti halnya vitamin C, A dan E adalah vitamin-vitamin yang banyak orang butuhkan dan akan penuhi dengan baik, padahal vitamin B, apalagi vitamin B12 bahkan berpengaruh penting untuk kesehatan jantung. Napas yang memburu serta detak jantung yang berubah menjadi lebih cepat ditambah rasa sesak nafas akan terjadi ketika berolahraga sebentar saja. Waspadai karena kemungkinan jantung dapat bermasalah dikarenakan kadar vitamin B12 yang kurang.

KELEBIHAN
1.    Gangguan Kulit
Baik kekurangan maupun kelebihan vitamin B12 rupanya berdampak tak baik bagi kulit, salah satunya adalah membuat kulit mengalami hal buruk. Ini akan terjadi ketika kita mendapatkan penyuntikan vitamin B12 terlalu banyak
sehingga akan membuat kulit wajah dipenuhi jerawat. Untuk kasus ini, menurunkan dosis penyuntikan akan sangat membantu sehingga pertumbuhan jerawat bisa dicegah menjadi lebih banyak.
Dengan dosis yang diturunkan dan pada kadar yang normal tak hanya akan mengendalikan pertumbuhan jerawat, tapi juga akan otomatis menghilangkan jerawat di wajah kita dalam beberapa hari saja. Jerawat rosacea adalah jenis jerawat yang terkait erat dengan vitamin B12. Untuk mewaspadainya, kita perlu mengetahui apa saja ciri-cirinya dan tandanya adalah gatal-gatal pada wajah, timbul flare ups dan remisi, serta muncul kemerahan pada tubuh dan wajah.
2.    Gangguan Kardiovaskular
Selalu waspada jika ingin menyuntikkan vitamin B12 karena efeknya bisa berujung sangat buruk bagi sistem kardiovaskular karena darah bakal dibawa dari hati ke hati. Suntikan vitamin B12 dalam kadar yang tinggi akan menyebabkan keadaan serius pada sistem jantung kita, dan salah satu contoh kondisi paling parah adalah gagal jantung kongestif. Tak hanya itu, edema paru pun di mana ada kantung udara di paru-paru serta pembentukan gumpang pada pembuluh darah atau perifer trombosis vaskular. Itulah alasan mengapa konsumsi vitamin B12 perlu dilakukan sesuai dengan kondisi yang tepat. Hati-hati bila sudah merasakan adanya mati rasa pada lengan, sesak napas dan nyeri di bagian lengan maupun kaki.
Konsumsi vitamin B12 terlalu berlebih akan menimbulkan masalah pada pencernaan kita sehingga wajib untuk mengontrol konsumsinya secara benar. Untuk tanda-tanda yang dapat dirasakan dan dialami antara lain adalah sakit di bagian perut, mual-mual khususnya saat sehabis mengonsumsi kopi, serta muntah-muntah





H.    Mekanisme Biotin
Makanan yang mengandung Biotin masuk ke Mulut (proses Mekanik mengunyah) masuk ke Esofagus lalu Lambung Vitamin yang terikat pada protein dihidrolisis menjadi biositin yang diabsorbsi bersama biostin dibagian atas usus halus  setelah itu Biostin dihidrolisis menjadi biotin di dalam plasma Biotin dikeluarkan melalui urin dalam jumlah 6-50µg/hari Biotin di dalam usus dapat disintesis oleh bakteri, sehingga ekskresi biotin melalui feses dapat mencapai 3-6 kali lebih besar dari pada konsumsi melalui makanan.

I.          Mekanisme B12
Makanan yang mengandung B12 (daging merah) masuk melalui mulut dan dikunyah dihaluskan secara mekanik oleh gigi, kemudian melewati esofagus (di dalam esofagus tidak terjadi proses apapun). Kemudian masuk ke dalam lambung, di lambung makanan di proses dan diperkecil lagi. Kemudian masuk ke usus halus, di usus halus hanya transit sebentar dan meminta bantuan TransCobalamin 2 (TC-II) untuk menyalurkan ke hati, karena tidak bisa langsung masuk ke hati. Kemudian dibawa ke vena porta, di vena porta di diamkan selama 8-12 jam setelah itu baru di bagi-bagi kepada yang membutuhkan. Bila tidak terpakai B12 akan dibuang melalui urine dan feses.

J.       AKG Biotin dan B12















BAB III
PENUTUP
A.       Kesimpulan
Biotin merupakan salah satu bagian dari kelompok vitamin B kompleks dan tergolong vitamin yang larut dalam air, dimana kandungan biotin dalam tubuh berperan dan menjadi nutrisi yang penting untuk pertumbuhan kuku, dan rambut serta dalam proses metabolisme
Vitamin B12, disebut juga kobalamin, adalah vitamin larut air yang berperan penting dalam berfungsi normalnya otak dan sistem saraf, serta dalam pembentukan darah. 






Sumber Makanan Yang Mengandung Biotin
1.      Daging Merah
2.      Kacang-Kacangan
3.      Kuning Telur
4.      Kacang Hijau
5.      Tumbuhan Hijau
6.      Hati
Sumber Makanan Yang Mengandung B12
1        Hati
2        Ikan Salmon
3        Tumbuhan Hijau
4        Telur
5        Keju
Fungsi Biotin
1.        Metabolisme Energi
2.        Pertumbuhan Rambut
3.        Pertumbuhan Kuku
4.        Menurunkan Berat Badan
5.        Mengatur Kadar Gula Darah
6.        Sel-sel Darah dan Sumsum Tulang
Fungsi B12:
1.      Menyediakan Energi
2.      Mengendalikan Sistem Saraf
3.      Memberikan Perlindungan terhadap Sakit Jantung
4.      Menyehatkan Kulit



Kekurangan dan Kelebihan Biotin
 Kekurangan
1. Dermatitis
2. Hyperesthesia dan Paresthesia.
3. Keratoconjunctivitis
4. Anorexia
5. Anemia
6. Aktivitas elektrokardiografi jantung yang tidak teratur

Kelebihan
1. Keracunan
2. Tubuh Menjadi Lemas
3. Kulit Menjadi Rusak
4. Rusaknya Metabolisme pada Tubuh

Kekurangan dan Kelebihan B12
KEKURANGAN
5.      Tubuh Lelah dan Lemah
6.      Sulit Fokus dan Konsentrasi
7.      Mudah Stres dan Depresi
8.      Anemia
9.      Kulit Memucat
10.  Napas dan Detak Jantung Lebih Cepat
KELEBIHAN
7.      Gangguan Kulit
8.      Gangguan Kardiovaskular
9.      Gangguan Pencernaan

Mekanisme Biotin
  Makanan yang mengandung Biotin masuk ke Mulut (proses Mekanik mengunyah) masuk ke Esofagus lalu Lambung Vitamin yang terikat pada protein dihidrolisis menjadi biositin yang diabsorbsi bersama biostin dibagian atas usus halus  setelah itu Biostin dihidrolisis menjadi biotin di dalam plasma Biotin dikeluarkan melalui urin dalam jumlah 6-50µg/hari Biotin di dalam usus dapat disintesis oleh bakteri, sehingga ekskresi biotin melalui feses dapat mencapai 3-6 kali lebih besar dari pada konsumsi melalui makanan.

Mekanisme B12
Makanan yang mengandung B12 (daging merah) masuk melalui mulut dan dikunyah dihaluskan secara mekanik oleh gigi, kemudian melewati esofagus (di dalam esofagus tidak terjadi proses apapun). Kemudian masuk ke dalam lambung, di lambung makanan di proses dan diperkecil lagi. Kemudian masuk ke usus halus, di usus halus hanya transit sebentar dan meminta bantuan TransCobalamin 2 (TC-II) untuk menyalurkan ke hati, karena tidak bisa langsung masuk ke hati. Kemudian dibawa ke vena porta, di vena porta di diamkan selama 8-12 jam setelah itu baru di bagi-bagi kepada yang membutuhkan. Bila tidak terpakai B12 akan dibuang melalui urine dan feses.




















AKG Biotin dan B12










DAFTAR PUSTAKA
-          Truswell, A. Stewart. 2012. Buku Ajar ILMU GIZI.. Jakarta. Perpustakaan Nasional

-          Almatsier, Sunita. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Giz. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Makalah Biotin dan B12"

Post a Comment